Aktivitas kirim binatang hidup kini sudah menjadi hal yang sudah tidak perlu direpotkan lagi. Hal ini biasa dilakukan ketika kita harus pindah tugas atau pindah rumah dari satu kota ke kota lain dikarenakan satu dan lain hal. Bahkan, ketika sedang liburan pun aktivitas pengiriman binatang hidup kerap dilakukan untuk mengajak hewan kesayangan ikut berlibur juga. Ketika akan pindahan, menjual hewan peliharaan ternyata bukan solusi utama karena saat ini binatang peliharaan sudah bisa dikirimkan melalui jasa ekspedisi.

Biasanya proses kirim binatang hidup dilakukan melalui pesawat cargo udara. Namun, syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pengirim juga tidak sembarangan. Karena ini menyangkut nyawa dari binatang tersebut dan kenyamanan pada saat proses pengiriman. Salah sedikit, jadwal penerbangan armada bisa terganggu bahkan ditunda sampai binatang yang dibawa memenuhi syarat untuk diterbangkan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin mengirimkan binatang hidup melalui cargo udara’

  1. Izin Pengiriman Hewan

    Jika Anda mengirimkan hewan atau ingin mengirimkan hewan ke luar negeri, pastikan izin pengiriman hewan ini bisa dilakukan di kedua negara tersebut. Hal ini harus diantisipasi dari awal karena ada beberapa negara yang tidak mengizinkan kegiatan pengiriman binatang hidup ke negaranya. Namun, kejadian ini tidak berlaku jika dilakukan masih di dalam satu negara. Seperti di Indonesia, kegiatan kirim hewan masih diperbolehkan karena masih dalam satu negara.

  2. Periksa Kesehatan Hewan yang Ingin Dikirimkan

    Point yang satu bisa menjadi point utama yang harus diperhatikan. Kondisi kesehatan binatang hidup yang akan dikirimkan harus terjaga dengan baik sebelum dikirimkan. Apabila hewan kesayangan Anda mengalami sakit sebelum dikirimkan, lebih baik batalkan pengirimannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Lebih bagus lagi jika sudah dilengkapi dengan surat dokter hewan yang menyatakan bahwa hewan tersebut dikirim dalam kondisi sehat dan tidak sedang terjangkit virus.

  3. Dokumen Pengiriman Harus Dilengkapi

    Sebelum binatang hidup dikirimkan, lengkapi dulu dokumen perjalanannya untuk menjaga kenyaman diantara pengirim dan perusahaan jasa pengiriman. Setelah itu disarankan hewan menjalani vaksin selama 7 hari sebelum dikirimkan. Apalagi hewan yang dikirimkan adalah anjing. Biasanya anjing masih dalam kondisi bahaya jika baru saja menjalani proses vaksinasi. Dokumen yang menunjukkan bahwa binatang hidup sudah menjalani vaksin segera berikan kepada petugas perusahaan yang menangani pengiriman live animal.

  4. Pastikan Ada Dokter Hewan di Tempat Tujuan

    Dalam proses pengiriman binatang hidup, bukan tidak mungkin terjadi satu hal yang tidak diinginkan. Seperti sakit , terluka, dan lain sebagainya. Untuk memastikan binatang yang dikirimkan aman dan sehat sampai tempat tujuan, pastikan sudah ada dokter hewan yang standby ketika hewan sampai di tempat tujuan. Booking petugas kesehatan yang berwenang dan punya kemampuan untuk mengecek kondisi kesehatan hewan.

  5. Gunakan Kandang Pada Saat Proses Pengiriman

    Penggunaan kandang pada saat proses pengiriman binatang hidup sangat diperlukan untuk mencegah hewan lepas dan mengganggu sistem penerbangan. Sesuaikan kandang dengan besar hewan, jangan terlalu kecil dan jangan terlalu besar. Pengiriman hewan dengan menggunakan kandang ini harus dilakukan pada semua jenis pengiriman. Baik itu burung, anjing, kucing, dan lainnya. Pastikan kunci slot pada kandang sudah terpasang dengan semestinya untuk menghindari hewan lepas atau kabur.

Lionel Express selalu siap membantu Anda untuk mengirimkan kargo, barang, maupun paket urgent atau yang butuh harus segera dikirim dengan cepat demi efisiensi waktu dan fleksibilitas.

Untuk tarif pengiriman, kami menyediakan special price untuk priority client yang sudah sering melakukan repeat order. Reguler customer juga bisa mendapatkan harga terbaik yang kompetitif dengan layanan berkelas dan berkualitas.