Apa Itu Shipdec? Pengertian, Fungsi, dan Pentingnya dalam Pengiriman Cargo
Dalam dunia logistik dan pengiriman barang, terutama melalui jalur udara dan laut, ada satu dokumen penting yang sering diminta oleh maskapai atau perusahaan pelayaran, yaitu Shipdec (Shipping Declaration).
Bagi pengirim barang, memahami Shipdec sangat penting agar proses pengiriman tidak tertunda atau bahkan ditolak.
Pengertian Shipdec (Shipping Declaration)
Shipdec adalah dokumen pernyataan resmi dari pengirim (shipper) yang menjelaskan isi barang yang dikirim serta memastikan bahwa barang tersebut:
-
Tidak termasuk kategori Dangerous Goods (barang berbahaya), atau
-
Sudah diinformasikan sesuai klasifikasi yang benar
Dokumen ini menjadi bagian dari sistem keamanan dalam proses transportasi, terutama untuk pengiriman via udara (air cargo).
Fungsi Shipdec dalam Pengiriman Barang
Shipdec memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
-
Pernyataan Resmi Isi Barang
Sebagai bentuk tanggung jawab pengirim atas kebenaran isi paket atau cargo.
-
Prosedur Keamanan Maskapai
Maskapai penerbangan memiliki regulasi ketat terkait barang berbahaya. Shipdec membantu memastikan barang aman untuk diangkut.
-
Menghindari Penolakan Muatan
Tanpa Shipdec, barang berpotensi:
– Ditahan di gudang cargo
– Ditolak oleh maskapai
– Mengalami keterlambatan pengiriman
-
Mempercepat Proses Administrasi
Dengan dokumen lengkap, proses screening dan approval menjadi lebih cepat.
Kapan Shipdec Dibutuhkan?
Shipdec biasanya diwajibkan untuk:
-
Pengiriman via udara (domestik maupun internasional)
-
Barang elektronik
-
Produk yang mengandung baterai lithium
-
Barang cair atau berbahan kimia
-
Sparepart industri
Bahkan untuk barang yang terlihat “aman”, maskapai tetap dapat meminta Shipdec sebagai dokumen pendukung.
Apakah Shipdec Sama dengan DG Declaration?
Tidak.
-
Shipdec → Pernyataan umum dari pengirim mengenai isi barang.
-
DG Declaration (Dangerous Goods Declaration) → Dokumen khusus jika barang memang termasuk kategori Dangerous Goods.
Jika barang masuk kategori DG, maka selain Shipdec biasanya dibutuhkan:
-
MSDS (Material Safety Data Sheet)
-
Label dan marking khusus
-
Dokumen klasifikasi UN Number
Siapa yang Membuat Shipdec?
Shipdec dibuat dan ditandatangani oleh:
-
Pengirim barang (Shipper)
-
Atau dibantu oleh jasa ekspedisi / perusahaan cargo
Pastikan informasi yang ditulis sesuai dengan isi barang sebenarnya untuk menghindari masalah hukum.
Pentingnya Kejujuran dalam Shipdec
Memberikan informasi yang tidak sesuai pada Shipdec dapat berakibat serius, seperti:
-
Denda administratif
-
Blacklist pengiriman
-
Risiko keselamatan transportasi
-
Tuntutan hukum jika terjadi insiden
Karena itu, transparansi dalam pengisian Shipdec sangat penting.
Kesimpulan
Shipdec (Shipping Declaration) adalah dokumen penting dalam proses pengiriman cargo, khususnya melalui jalur udara. Dokumen ini berfungsi sebagai pernyataan resmi mengenai isi barang dan menjadi bagian dari sistem keamanan transportasi.
Memahami dan melengkapi Shipdec dengan benar akan membantu pengiriman berjalan lebih lancar, aman, dan sesuai regulasi.
